Tampilkan postingan dengan label unik-aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik-aneh. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Spruce Creek - Dimana Hampir Setiap Rumah Memiliki 'Garasi' Pesawat

Spruce Creek, di Northeast Florida, beberapa mil di selatan dari Daytona Beach, adalah salah satu komunitas perumahan paling unik di dunia. Dikenal sebagai Perumahan Taman Udara (airpark) atau Komunitas Peerbangan, Spruce Creek terdiri dari 5.000 warga, 1.300 rumah dan 700 hangar, yang memiliki akses langsung ke sebuah landasan pacu yang unik yang berada ditengah area perumahan tersebut. Ya, Alih-alih garasi, kebanyakan rumah di Spruce Creek memiliki hangar.



Di Spruce Creek juga ada lapangan golf 18 holes, beberapa klub terbang, pesawat sewa dan pelatihan penerbangan, dan 24-jam patroli keamanan. Bagi mereka yang roda kehidupanya berputar di sekitar pesawat, Spruce Creek adalah surga.


Penduduk paling terkenal Spruce Creek adalah aktor Amerika sekaligus pilot, John Travolta yang tinggal di Airpark tersebut selama bertahun-tahun. Travolta pernah diusir dari sana, sampai batas tertentu, berdasarkan keluhan dari warga yang membenci kebisingan yang luar biasa yang dihasilkan oleh Boeing 707 miliknya,  bekas Quatas Airline yang sebelumnya dimiliki oleh Frank Sinatra, dan sebagian karena bobot 250.000 pound pesawat tersebut terlalu besar untuk landasan pacu Spruce Creek. Sebelumnya Travolta juga digugat oleh warga untuk menghentikannya mengendarai pesawat jet Gulfstream II di landasan pacu.

Rumah John Travolta
Selain sesekali terlihat sebuah Boeing, pesawat Spruce Creek terdiri dari koleksi menakjubkan dari Cessna dan Pipers, P-51 Mustang, beberapa L-39 Albatros, Eclipse 500, Fouga Magister Perancis dan bahkan sebuah jet tempur MiG-15 Rusia. Selain semua pesawat dan mobil golf, Anda akan melihat Lamborghini, Corvette, sepeda motor dari setiap deskripsi dan bahkan Porsche GT2.

Sebagian besar profesi penduduk yang menghuni Spruce Creek adalah pilot profesional, bahkan dalam kehidupan sehari-hari tak jarang mereka berbicara dengan istilah-istilah penerbangan. Selain pilot, sebagian penduduk lainnya berprofesi sebagai dokter, pengacara dan lain sebagainya. Tapi jangan salah, meskipun sebagian dari mereka bukan pilot, namun mereka semua yang tinggal disana adalah penggila penerbangan.

Pemandangan pagi hari di akhir pekan disana terlihat unik, karena menerbangkan pesawat untuk beli sarapan sudah jadi hal biasa. Setiap Sabtu pagi, beberapa dari mereka akan berkumpul di samping landasan pacu, take off dalam tiga kelompo dan terbang ke salah satu bandara lokal untuk sarapan - tradisi yang mereka sebut "Saturday Morning Gaggle".


Tapi Spruce Creek bukan satu-satunya perumahan Taman Udara di Amerika. Konsep perumahan penerbang pribadi dikembangkan setelah Perang Dunia II karena Amerika memiliki terlalu banyak pilot dari 34 ribu orang pada tahun 1939 menjadi 400 ribu pada tahun 1946. Akhirnya pemerintah membuka lahan pemukiman di seluruh negeri yang mengakomodasi kemampuan penerbangan mereka.

Hingga kini Amerika Serikat memiliki 600 komunitas warga penerbang dengan yang paling banyak di Arizona, Colorado, Florida, Texas serta Washington. Spruce Creek merupakan yang terbesar. Komunitas unik seperti ini semakin berkembang di luar negeri seperti Kanada, Afrika Selatan dan Kosta Rika.  

Konsep pertama yang dikembangkan setelah Perang Dunia II, jangka waktu ketika Amerika Serikat memiliki surplus yang luar biasa dari kedua lapangan udara dan pilot, yang diciptakan oleh perang, yang populasinya membengkak dari kurang dari 34.000 pada tahun 1939 menjadi lebih dari 400.000 oleh  Dalam rangka untuk merumahkan pilot-pilot militer non aktif yang tak terhitung jumlahnya di seluruh amerika maka, Sipil Aeronautics Administration mengusulkan pembangunan 6.000 perumahan taman udara di seluruh negeri. Meskipun angka 6000 tersebut tidak pernah terpenuhi, proposal awal telah menghasilkan momentum yang cukup untuk membuka jalan bagi minat dan investasi dalam membangun jaringan yang besar dari komunitas penerbangan

Saat ini, ada lebih dari 600 komunitas penerbangan di Amerika Serikat, dengan konsentrasi terbesar di Arizona, Colorado, Florida, Texas dan Washington. Spruce Creek adalah komunitas penerbangan terbesar. Gaya hidup penerbangan bahkan telah menyebar secara internasional ke Kanada, Afrika Selatan dan Kosta Rika.







Baca Juga:





Source:
Baca selengkapnya

Selasa, 01 Juli 2014

Lokomotif Thomas Berukuran Nyata di Jepang

Selama beberapa dekade Jepang telah menjadi pemimpin dunia dalam produksi kereta peluru kecepatan tinggi.Tapi sekarang jepang membuat lokomotif yang sama sekali berbeda, yaitu menciptakan lokomotif ukuran nyata yang menyerupai karakter Thomas The Tank Engine, dalam serial televisi Thomas & Friends.



Karakter mesin uap dalam film anak-anak di TV ini begitu populer di Jepang dan sudah ada dua taman bermain (themeparks) yang didedikasikan untuk Thomas dan teman-temannya.

Sekarang para fans muda Thomas dapat menikmati kereta api nyata dengan lokomotif biru yang terkenal.


Prefektur Shizuoka di Oigawa Line, yang menciptakan Thomas The Tank Engine seukuran kereta api nyata, terkejut setelah melihat betapa populernya kereta itu saat telah selesai.

Ratusan anak-anak muncul di stasiun hanya untuk melihat sekilas pahlawan mereka saat tahap uji jalan, dan sebagian besar anak merengek-rengek untuk ikut naik.



Perjalanan Kereta api Thomas The Tank Engine direncanakan dijual dalam liburan sekolah musim panas ini.

Juru Bicara Tsuguto Nishi mengatakan: "Saya tidak terkejut Thomas dan teman-temannya juga hadir di sini, mereka berasal dari pulau Sodor, dan Jepang adalah sebuah pulau yang juga memiliki pedesaan yang indah seperti pulau nya Thomas".


Sejauh ini uji jalannya berlangsung dengan baik, meskipun insinyur awalnya memiliki masalah memastikan asap yang berasal dari lokomotif berwarna putih, dan tidak berubah warna menjadi hitam walaupun sesekali. Belum jelas berapa kecepatan maksimal lokomotif ini, namun tentu tidak secepat kereta peluru shinkansen.


Karakter Thomas The Tank Engine pertama kali muncul dalam buku The Railway Series yang ditulis oleh Wilbert Awdry dan putranya Christopher. Thomas menjadi tokoh utama dalam serial televisi Thomas & Friends  pada tahun 1979.




Baca Juga






Source
Baca selengkapnya

Senin, 30 Juni 2014

Jembatan Naga yang Menyemburkan Api

Katakanlah Anda seorang yang diminta idenya oleh pemerintah kota yang ingin merayakan ulang tahun ke-38 sejak berakhirnya perang brutal. Ide apa yang akan anda sarankan kepada pemerintah kota? Jika Anda berkata, "Membangun jembatan raksasa berbentuk seperti naga", maka selamat! anda memiliki pola pikir yang sama dengan orang-orang dari Da Nang, Vietnam.



Da Nang pernah menjadi lokasi pangkalan udara utama Amerika selama Perang Vietnam. Setelah perang vietnam berakhir, Da Nang menjadi salah satu kota terkaya di negara itu, dan dengan kekayaan yang besar maka muncullah keinginan yang besar untuk menunjukkan kekayaannya.

Jadi jika Anda saat ini melintasi Cau Rong Bridge di atas Sungai Han, Anda akan melihat kepala naga emas raksasa menengadah keluar dari beton. Kemudian Anda akan melihat bahwa lengkungan jembatan sebetulnya dimaksudkan untuk menjadi bagian dari tubuh naga. Meskipun terlihat seperti naga raksasa yang melintang di atas sungai Han, namun tak ada harta karun di bawah jembatan naga tersebut.


Dragon Bridge adalah jembatan yang panjangnya 666 m dan lebar 37.5m serta memiliki enam jalur untuk lalu lintas. Jembatan ini muali dibangun pada tanggal 19 Juli 2009 dan resmi dibuka untuk lalu lintas umum pada tanggal 29 Maret 2013, dengan biaya hampir 1,5 triliun dong (US $ 88m). Jembatan ini dirancang oleh Ammann & Whitney Consulting Engineers yang berbasis di AS dengan Louis Berger Group.


"Naga raksasa" ini akan mengeluarkan apinya setiap malam pukul sembilan, dan pada malam hari jembatan diterangi oleh nyala lebih dari 2.500 lampu LED.













Baca Juga:



Baca selengkapnya